Tentang Sinus

Halo semuanya,

Saya sedih nih, serius deh sedih. Saya mengakui saya memang bandel gak mau dengerin omongan orang mengenai “jangan minum air dingin pas pilek”, atau “jangan renang kalo pilek” dan lagi “jangan begadang kalo pilek”. Dan sekarang saya dapat “ganjarannya”.

Saya mengalami pilek berkepanjangan, sudah sebulan sepertinya. Dua minggu mengalami flu biasa, dan sembuh. Really, sembuh!. Tapi setelah beberapa lama, pilek itu kambuh. Bersin nya makin sering, dan penyumbatan hanya terjadi di hidung kiri, weird!

Dan lebih parah lagi saya selalu terbangun tengah malam secara tiba-tiba, saya pernah nge jokes sama bapak bakul si efi. Saya bilang, saya diganggu setan kali ya, kagak mimpi kok kebangun mulu. Padahal sebenernya saya kebangun karena merasa sakit luar biasa di bagian hidung. Benar benar sakit sampai pipi kiri saya sakit dan saya berjuang keras untuk mengeluarkan *maaf* ingusnya aka lendirnya yang sebenernya, tidak bisa dikeluarkan.

Bahkan suatu malam saya memilih untuk tidur dalam posisi duduk agar bisa sedikit bernafas normal.

Saya sudah terlalu sering membohongi diri saya sendiri masalah kesehatan. Saya selalu berusaha merasa “okay” padahal tidak. Contohnya, berusaha berenang sampai sembilan putaran padahal 7 putaran kaki sama tangan udah minta stop. Atau masih meng-iya kan tawaran pergi dengan teman padahal kepala udah sakit setengah mati. Sebenarnya asal mula hal ini adalah karena saya dulu sering sekali ke dokter, apabila pilek lah, ataupun panas sedikit. Namun saya merasa dianggap manja dengan si dokter. Semenjak itu, saya berusaha “fight” sendiri sebelum “gave up” ke dokter.

This is the last time! I promise!

Finally ternyata saya kena sinusitis. Hal yang sebenernya sudah saya predict dari seminggu lalu. Saya sudah googling “penyakit hidung tersumbat hanya pada malam hari”. Dan hasilnya memang sinusitis. Kesumbatan ini pernah berkurang setelah saya berusaha menyapu kamar kosan setiap hari dan mengganti seprai 3-4 hari sekali. Tapi tetap, sinusitis masih terasa.

Sinusitis membuat saya harus menjauhi dua hal favorit saya, Berenang dan Air dingin. I’ll be fine without drinking any cold water but about swimming? no man, i still need to swim. Berenang sudah seperti -not-a-guilty-pleasure buat saya. Berenang membuat diri saya lebih tenang, lebih dinamis, bahkan saya merasa lebih bidang dengan renang.

Namun tetap, penyesalan memang berada di akhir. Dan untuk diri saya sendiri, saya memang harus berusaha berenti minum air dingin dan berhenti berenang. How sad. Saya harus say goodbye dengan beberapa baju renang saya. Terutama satu baju renang yang cukup mahal dan saya beli dari gaji saya saat bekerja dulu. Saya harus kembali memakai sepatu tracking saya dan mungkin membeli beberapa training dan jaket lari, mungkin matras yoga juga.

Satu hal yang saya tekankan adalah, anda tahu batas diri anda sendiri. Utamakan kesehatan anda, terutama bila masih muda.

Kadang saya heran, dibandingkan beberapa teman saya bisa dibilang saya paling “sehat” dalam gaya hidup. Sementara beberapa orang memilih kosan depan jalan raya atau menggunakan kendaraan motor/mobil pribadi, saya tetap konsisten jalan kaki dari kosan, kadang angkot sih. Kadang saya masih suka mikir, kok saya ya?

Tapi yasudahlah, kita ambil hikmahnya saja. Mulai sekarang, jangan sungkan ke dokter ya readers 🙂

 

 

Published by

meutiafitrihasan

Meutia Fitri Hasan is a proud Indonesian, Geologist who also learn about Petroleum Engineer, Blogging since 2011, Lucky for having a good husband and a handsome son.

Leave a Reply

Your email address will not be published.