Cara Membuat Paspor Di Imigrasi Barabai

Postingan kali ini akan fokus menginformasikan cara membuat paspor untuk pembaca sekalian, terutama yang berdomisili di Banua Lima Kalimantan Selatan.

Jadi, awalnya kami sekeluarga mau bikin paspor (dan nerusin paspor untuk kasus saya) ke imigrasi banjarmasin. Udah daftar online tuh karena yang barabai gabisa online. Trus dipikir pikir kan ambilnya harus ke banjarmasin, jadi capek juga ya sis. Jadi cobainlah nyetir jam 6 pagi dari tanjung dan tadaaa..jam stgh 8 udh sampe imigrasi barabai (belom buka choy).

Selanjutnya pas pintu imigrasi dibuka, saatnya kita ambil nomor antrian. Sebelumnya security nya bakal nanyain perlu apa dan udah bawa syarat belum. Dan diingatkan untuk disusun rapi di map kuning seperti gambar diatas. Sebagai informasi berikut syarat syaratnya.

Dewasa : KTP, KK, Akte Lahir/Ijazah/Buku Nikah (Pokoknya Informasi Yang Memuat Nama Lengkap dan Nama Ortu)-Khusus perpanjangan bawa paspor lama

Anak : Akte Lahir, KK, KTP Ayah dan Ibu, Buku Nikah Ortu

Nah, lalu..kita akan dipanggil customer service nya untuk pengecekan data. Kita akan diberikan dua form, satu isian data, satunya lagi semacam pernyataan ditandatangani diatas materai mengenai tujuan kita menggunakan paspor. Jadi, kalian sebaiknya membuat paspor disaat DIBUTUHKAN. Bukan bikin sekarang perginya nanti nanti. Karena sanksi hilang/rusak paspor berat banget cuy. Basah kena air aja kenanya 500 ribu, hilang sejuta!. Jadi ceritanya sekitar tahun 2013 paspor saya yang baru saya buat HILANG. Saya lapor ke polisi dan mau buat baru dibandung ditolak, karena gapunya copy paspor nya (bodoh banget dulu gak fotokopi atau scan dulu). Lalu beberapa bulan kemudian ada yg menemukan dompet saya dan dikembalikan, tapi paspornya basah di sedikit bagian.

Lalu karena ada tujuan tahun depan, saya bikinlah sekarang paspor ini. Petugasnya menegur bahwa ada kemungkinan permintaan saya akan sedikit ditunda karena harus memberikan klarifikasi kenapa paspor ini bisa basah dll. Setelah saya ceritakan di wawancara untunglah permintaan paspor saya diluluskan.

Selanjutnya sesi foto, kita akan difoto di background putih dan scan cap jari. Untuk anak balita tidak pakai cap jari karena bisa berubah. Lalu untuk perpaspor dikenakan biaya 350 ribu.

contoh tanda terima paspor

Setelah difoto kita akan diberikan form ini. Nah untuk pembayaran paspor bisa di bank mana saja, saya memilih via internet banking. Cukup klik menu bayar-> penerimaan negara -> paspor (kira kira gitu)-> masukin kode MPN G2 nya-> keluar data kita (pastikan benar)-> bayar. Maksimal bayar 7 hari kerja setelah pengajuan. Paspor bisa diambil 3 hari kerja setelah pembayaran. SO..SIMPLE KAN?

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara membuat paspor di imigrasi khususnya daerah Kalimantan Selatan, bisa klik disini

To see another post about my daily life, click here

Published by

meutiafitrihasan

Meutia Fitri Hasan is a proud Indonesian, Geologist who also learn about Petroleum Engineer, Blogging since 2011, Lucky for having a good husband and a handsome son.

Leave a Reply

Your email address will not be published.