Kebiasaan Baru : Beli Kosmetik Bekas?

Hai readers !

Ditengah musim uas pertama saya sebagai mahasiswi master, saya menyempatkan diri menulis kebiasaan baru saya, yaitu membeli kosmetik-kosmetik yang sudah tidak dipakai oleh pemiliknya.

Terdengar menyeramkan? oooh no no, tidak semenyeramkan itu. Kosmetik dan Skincare itu memberikan hasil yang berbeda pada tiap orang. Sebangai contoh, misal teman saya memakai kosmetik yang sangat cocok saya pakai (padahal teman saya ini tipe kulitnya hampir sama dengan saya), malah memberikan efek buruk untuknya. 

Kosmetik “preloved” pertama saya adalah L’oreal Hydrafresh aqua gel. Harga aslinya 109000 rupiah loh, namun saya bisa mendapatkannya dengan harga sekitar 70-80 ribu. Kualitas? bagus banget. Bahkan saya sudah rephurchase.

Atau contoh, ketika demam bb cream dan cc cream etude mewabah. Saya tertarik mencoba cc cream dan bb creamnya namun takut tidak cocok. Mau tau solusinya? membeli cc cream secara “share in jar” (1 jar sekitar 5-15 gram) dan bb cream secara “sample”.

Coba sista sista sekalian liat kotak kosmetiknya. Ada berapa barang yang tidak cocok (atau males dipakai) yang tidak terpakai? Pilihannya, mau dibiarkan sampai kadaluwarsa, dikasih ke orang, atau dijual? (Pilihan terakhir hanya berlaku bila kosmetik anda berharga mahal, biasanya diatas 50 ribu rupiah).

Saya pernah memberikan preloved kosmetik saya kepada pembaca blog secara gratis (ingat tentang seaweed kit the body shop). Bukan hanya kosmetik dan skincare, parfum juga kadang preloved.

Kesimpulannya, menjadi pembeli preloved kosmetik menjadi sangat menguntungkan orang orang seperti saya. Karena kadang harganya teramat sangat miring. Bukan hanya preloved, kadang qoo10 juga gila gilaan loh. Saya pernah membeli etude cc cream full size hanya seharga 60 ribu rupiah, BRAND NEW (karena group buying). 

Tapi, sebagai pembeli preloved, hati-hati ya. Pernah ada kejadian seorang pembeli preloved salah satu brand, mendapatkan barangnya tidak sama seperti asli (mungkin si pembeli pernah mencoba produknya). 

Jadi, apakah ada yang pernah bahkan hobi membeli barang preloved seperti saya?

Published by

meutiafitrihasan

Meutia Fitri Hasan is a proud Indonesian, Geologist who also learn about Petroleum Engineer, Blogging since 2011, Lucky for having a good husband and a handsome son.

Leave a Reply

Your email address will not be published.